Migrant CARE Kebumen Garap Video tentang DESBUMI

0
851
Kegiatan pemberdayaan PMI di Kabupaten Kebumen salah satunya mengolah pangan singkong menjadi tiwul instan

Migrant CARE Kebumen saat ini tengah disibukkan dengan proses produksi video pendek bertajuk ‘Berdaya bersama DESBUMI’. Video ini dibuat dalam rangka mendokumentasikan capaian yang dilakukan oleh DESBUMI di Kabupaten Kebumen dan Cilacap. Selain itu juga menjadi media yang strategis untuk mempromosikan dan mensosialisasikan DESBUMI.

“Selama ini media yang digunakan untuk mempromosikan migrasi aman di desa-desa masih sangat terbatas,” ucap Syaiful Anas, Koordinator Migrant CARE Kebumen. Anas menuturkan upaya yang dilakukan para kader DESBUMI mensosialisasikan migrasi aman, mulai dari secara lisan door to door, atau menggunakan poster yang ditempel di papan informasi desa. Di sisi lain, semakin banyak masyarakat yang menggunakan media sosial, dan semakin terjangkaunya akses internet di desa, membuat kebutuhan akan pengalihan media informasi semakin besar.

Wawancara dengan kader DESBUMI (dok. Migrant CARE Kebumen)

Karena itu Migrant CARE dengan dukungan program MAMPU (Kemitraan Australia-Indonesia untuk Kesetaraan gender dan Pemberdayaan Perempuan) menginisiasi pembuatan video partisipatif mengenai DESBUMI yang dapat menjadi pembelajaran mengenai upaya perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan anggota keluarganya sejak dari desa. Pada bulan Juli silam telah diadakan diskusi awal pembahasan konten video, saat ini Migrant CARE Kebumen tengah sibuk melakukan shooting bersama anggota kelompok PMI dan Pemerintah Desa setempat.

Salah satunya adalah Komarudin, Perangkat Desa Tanggulangin yang pernah menjadi PMI di Arab Saudi. Ia mengakui ada banyak program pemerintah yang ditujukan untuk mensejahterakan masyarakat desa, tetapi hanya DESBUMI yang bekerja untuk PMI dan anggota keluarganya. “Memang ada program pemerintah yang bertujuan mengembangkan ekonomi untuk keluarga, tetapi DESBUMI sangat khusus menyasar para mantan PMI agar lebih maju,” ucapnya.

Bukan sekedar program berbasis desa, tetapi DESBUMI juga berhasil memberdayakan perempuan-perempuan di desa, yang mayoritas pernah menjadi pekerja migran. “Dengan adanya DESBUMI perempuan mantan pekerja migran menjadi bangkit,” ucap Yusimah, Ketua SERBUMI (kelompok PMI di Desa Tanggulangin), dengan mantap. Yusimah terlibat dalam liputan kegiatan pemberdayaan ekonomi di Desa Tanggulangin, yakni pembuatan tiwul dan manggleng.

Liputan kegiatan pemberdayaan ekonomi di Desa Tanggulangin – pembuatan tiwul dan manggleng (dok. Migrant CARE Kebumen)

Baca juga:

Kesuksesan Tiwul dan Manggleng

Surat Sakti PPT DESBUMI Tanggulangin

Newsletter Migrant CARE: Edisi Khusus DESBUMI