Jambore Nasional Buruh Migran Indonesia Siap Digelar

0
1005

Siaran Pers Migrant CARE

Jambore Nasional Buruh Migran Indonesia Siap Digelar di Universitas Jember pada tanggal 23-25 November 2015

Sejak hari Minggu tanggal 22 November 2015, delegasi komunitas buruh migran Indonesia dari berbagai wilayah mulai dari Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jawa Barat serta dari berbagai negara seperti Malaysia, Singapura, Hongkong, Korea Selatan, Taiwan, Saudi Arabia dan Belanda mulai berdatangan ke Jember untuk berpartisipasi dalam Jambore Nasional Buruh Migran Indonesia dengan menggunakan moda transportasi darat, laut dan udara. Peserta yang telah terregistrasi saat ini sejumlah 1.697 orang yang selain representasi dari buruh migran, mantan buruh migran, juga datang dari akademisi, LSM, pemerintah (eksekutif dan legislatif) pusat dan daerah, media, mahasiswa dan organisasi kemasyarakatan.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi antar pemangku kepentingan dalam tata kelola perlindungan buruh migran yaitu Migrant CARE, BNP2TKI dan Universitas Jember untuk merumuskan road map perlindungan buruh migran Indonesia. Dengan mengambil thema: Negara Hadir, Buruh Migran Terlindungi, kegiatan Jambore Nasional Buruh Migran Indonesia ini ingin memastikan bahwa visi misi Nawacita terkait kehadiran negara dalam perlindungan buruh migran Indonesia tidak hanya menjadi dokumen mati diatas kertas, tetapi harus diejawantahkan dalam tindakan konkrit dalam bentuk kebijakan migrasi aman, bukan malah menghentikan penempatan PRT migran ke Timur Tengah yang notabene justeru kontraproduktif dengan hak konstitusional setiap warga negara untuk bekerja secara layak.

Jambore Nasional buruh migran akan diisi dengan dialog kebijakan, diskusi isu-isu krusial seperti revisi UU No.39/2004, hukuman mati, perlindungan PRT migran, perlindungan undocumented migrant workers, komitmen pemerintah daerah, keberpihakan pendidikan tinggi untuk perlindungan buruh migran, ASEAN dan buruh migran, pendidikan adil gender bagi calon buruh migran, pengembangan ekonomi, peran akademisi dalam perlindungan buruh migran, SDGs, RPJMN dan buruh migran, advokasi buruh migran berbasis teknologi, mengakhiri praktek korupsi dalam penempatan buruh migran, pran media dalam perlindungan buruh migran, menuju pembiayaan migrasi yang ideal, serta problem agrarian dan problem migrasi. Tema-tema ini diharapkan akan menjadi kerangka dalam memperbaharui tata kelola migrasi yang eksploitatif menjadi migrasi aman yang berbasis pada penegakan HAM dan keadilan gender.

Di sela-sela Jambore, juga akan dilakukan peresmian Desa Peduli Buruh Migran (DESBUMI) di desa Sumbersalak Kec. Ledokombo Jember. DESBUMI merupakan inisiatif yang dibangun untuk penyediaan layanan tingkat pertama bagi buruh migran di tingkat desa untuk menghindarkan buruh migran dari calo. Layanan yang tersedia di DESBUMI adalah informasi dengan pusat informasi terpadu, pengurusan dokumen, pendataan, pengaduaan serta pemberdayaan ekonomi dibawah payung hukum Peraturan Desa (Perdes).

Selain mendiskusikan substansi terkait perlindungan buruh migran, selama Jambore berlangsung, juga akan disediakan panggung seni dan budaya yang akan diisi oleh Melanie Subono, Ridho Slank, Adjis Doa Ibu dan Wali Band pada 25 November 2015. Selain itu juga ada pameran hasil karya buruh migran dan komunitasnya, klinik bantuan hukum, klinik kesehatan, klinik media dan pameran photo voice.

Direncanakan Menteri Ketenagakerjaan, Moh. Hanif Dhakiri akan menyampaikan pidato dan meresmikan DESBUMI. Sebelumnya berdasrkan audiensi Migrant CARE dan BNP2TKI dengan presiden Jokowi pada 6 OKtober 2015 di istana negara, Presiden Jokowi berkomitmen untuk hadir pada Jambore Nasional Buruh Migran, namun hingga hari ini belum ada kepastian. Dijadwalkan Jambore ini akan ditutup oleh Menteri Luar Negeri, Retno LP. Marsudi.

Jambore akan diakhiri dengan launching “Deklarasi Tegalboto untuk Perlindungan Buruh Migran” pada 25 November 2015. Seluruh kegiatan Jambore akan terpusat di Gedung Soetardjo Universitas Jember dan Fakultas – fakultas di lingkungan Universitas Jember.

Untuk mengikuti perkembangan Jambore Nasional Buruh Migran Indonesia di media sosial bisa memfollow @migrantcare, @anishidayah @wahyususilo dan Facebook.com/jamboreburuhmigran2015 dengan tagar #jamboreburuhmigran serta website jambore.migrantcare.net

Jember, 22 November 2015

 

Anis Hidayah
Direktur Eksekutif
081578722874

 

Wahyu Susilo
Analisa Kebijakan
08129307964