15 September 2026 14:02

Belajar, Berbagi, dan Menguatkan Komunitas: Perjalanan Magang Mahasiswa National Dong Hwa University Taiwan Bersama Migrant CARE Indramayu

Indramayu, Agustus 2026

Kegiatan magang tidak hanya menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang telah dipelajari, tetapi juga menjadi kesempatan untuk hadir langsung di tengah masyarakat, memahami persoalan sosial, serta membangun pengalaman melalui interaksi langsung dengan masyarakat. Hal inilah yang dilakukan oleh mahasiswa National Dong Hwa University Taiwan selama menjalani kegiatan magang bersama Migrant CARE Indramayu.

Selama kurang lebih tiga minggu dari 2 Agustus sampai 25 Agustus 2026, mahasiswa terlibat dalam berbagai aktivitas pemberdayaan masyarakat, mulai dari sosialisasi migrasi aman, kolaborasi dengan pemerintah desa untuk memperingati hari kemerdekaan Indonesia, hingga pelatihan keterampilan bagi komunitas Desa Peduli Buruh Migran (DESBUMI).

Memulai Langkah melalui Silaturahmi dengan Pemerintah Desa

Kegiatan magang diawali dengan kunjungan ke Pemerintah Desa Juntiweden kecamatan Juntinyuat pada 3 Agustus 2026. Para mahasiswa bersama tim Migrant CARE menuju balai desa dengan berjalan kaki dari tempat mahasiswa menginap. Perjalanan sederhana tersebut menjadi pengalaman awal bagi mahasiswa untuk lebih dekat dengan lingkungan sekitar, menikmati suasana kehidupan masyarakat desa, serta membangun interaksi langsung dengan warga setempat sebelum mengikuti berbagai kegiatan yang telah dipersiapkan. Sesampainya di balai desa Juntiweden kami disambut hangat oleh kepala desa dan aparatur pemerintahan. Kegiatan ini, mahasiswa bersama tim Migrant CARE melakukan silaturahmi sekaligus memperkenalkan diri dari masing-masing serta menyampaikan maksud dan tujuan pelaksanaan program magang kepada pemerintah desa.

Pertemuan awal ini menjadi langkah penting untuk membangun komunikasi dan kerja sama antara mahasiswa National Dong Hwa University Taiwan, Migrant CARE, serta pihak pemerintah desa. Melalui kegiatan ini, mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk mengenal lebih dekat kondisi sosial masyarakat setempat.

Menguatkan Pemahaman tentang Migrasi Aman bagi Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) dan Anggota Komunitas DESBUMI.

Salah satu kegiatan utama selama magang adalah pelaksanaan sosialisasi Migrasi Aman, khususnya mengenai kebijakan dan informasi penting bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang bekerja di Taiwan. Salah satu materi yang di sampaikan yaitu bagaiman ketika PMI mengalami kendala atau permasalahan yang dialami selama bekerja, ada nomor kontak atau call center 1955 yang aktif 24 jam untuk para PMI yang akan melapor. Di Taiwan juga di perbolehkan untuk berserikat dan sudah ada organisasi – organisasi pekerja migran indonesia yang bisa diikuti selama bekerja di Taiwan.

Sosialisasi ini dilaksanakan sebanyak tiga kali di beberapa desa dengan melibatkan perwakilan komunitas DESBUMI dan CPMI. Kegiatan pertama berlangsung pada 6 Agustus 2026 bertempat di Balai Desa Kalianyar, Kecamatan Krangkeng, dengan peserta dari DESBUMI Kalianyar, DESBUMI Juntinyuat, DESBUMI Juntiweden, dan DESBUMI Dadap.

Kegiatan berikutnya dilaksanakan pada 7 Agustus 2026 bertempat di Balai Desa Tugu, Kecamatan Sliyeg, dengan peserta dari DESBUMI Tugu, DESBUMI Majasih, DESBUMI Segeran, dan DESBUMI Tinumpuk. Terakhir, pada 15 Agustus 2026, sosialisasi dilaksanakan di Balai Desa Lohbener (Gedung Abral) dengan melibatkan DESBUMI Lohbener, DESBUMI Sindangkerta, DESBUMI Jatisawit, DESBUMI Langut, serta perwakilan dari SBMI.

Seluruh rangkaian sosialisasi tersebut mendapatkan dukungan pembiayaan dari University Dong Hwa Taiwan.

                                    

Berbaur dengan Masyarakat Melalui Kegiatan Bersama.

Selain kegiatan edukasi dan sosialisasi, mahasiswa juga turut aktif dalam kegiatan sosial masyarakat. Salah satunya adalah kolaborasi bersama Pemerintah Desa Juntiweden dan SD Negeri 2 Juntiweden dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026. Lomba ini dibuka secara umum untuk masyarakat dengan berbagai lomba untuk anak – anak dan orang dewasa. Banyak doorprize yang disediakan untuk pemenang lomba seperti alat masak, tumbler, meja belajar anak, dan berbagai snack dan bahan pokok.

Pada 19 Agustus 2026 Mahasiswa mengikuti pertemuan rutin DESBUMI Lindri Migran Desa Juntiweden. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa mengajak anggota komunitas melakukan aktivitas self healing melalui metode menggambar. Kegiatan ini bertujuan memberikan ruang bagi anggota komunitas untuk mengekspresikan diri dan membangun suasana yang lebih nyaman dalam komunitas. Masing-masing anggota diberi kesempatan untuk berbagi pengalaman yang tidak pernah terlupakan selama bekerja di luar negeri dan pengalaman – pengalaman yang tidak terlupakan semasa hidupnya dengan mengkekspresikan lewat menggambar di atas kertas yang sudah disediakan.

Mengembangkan Potensi Ekonomi melalui Pelatihan Keterampilan

Selain fokus pada perlindungan pekerja migran, kegiatan magang juga diarahkan pada pengembangan potensi ekonomi anggota DESBUMI. Mahasiswa National Dong Hwa university Taiwan bersama DESBUMI Desa Juntinyuat melakukan pelatihan pembuatan minuman khas Taiwan, yaitu Boba Tea. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 19 Agustus 2026.

Tidak hanya di Desa Juntinyuat, mahasiswa juga mengikuti kegiatan bersama DESBUMI Desa Sindangkerta dan DESBUMI Desa Lohbener berupa pelatihan pembuatan makanan khas Taiwan yaitu Cipay. Cipay meruapakan olahan ayam goreng dengan bumbu khas Taiwan. Kegiatan ini dilaksanakan pada 20 Agustus 2026.

Mendorong UMKM DESBUMI Lebih Kreatif melalui Pelatihan Fotografi Produk

Perkembangan usaha kecil saat ini tidak hanya bergantung pada kualitas produk, tetapi juga bagaimana produk tersebut diperkenalkan kepada masyarakat. Menyadari hal tersebut, mahasiswa National Dong Hwa University Taiwan turut mendukung pengembangan UMKM melalui pelatihan fotografi produk.

Kegiatan ini dilakukan bersama anggota DESBUMI Desa Segeran dan anggota DESBUMI Desa Tinumpuk pada 21 Agustus 2026 di Balai Desa Segeran. Peserta diberikan pelatihan mengenai teknik dasar fotografi menggunakan Handhone pribadi. Pelatihan ini diantaranya mengatur setting camera agar menghasilkan gambar yang lebih jernih dan fokus, selain itu juga pengenalan aplikasi untuk editing seperti Cap Cut dan Canva. Penggunaan alat bantu kardus bekas, senter dan kain hitam untuk di jadikan studio mini sebagai alat bantu photoghrapy agar menghasilkan efek gambar yang lebih bagus.

Melalui pelatihan sederhana ini, anggota DESBUMI diharapkan mampu meningkatkan kemampuan promosi produk secara mandiri melalui media digital.

Rangkaian kegiatan magang ditutup melalui acara pelepasan dan penutupan mahasiswa pada 25 Agustus 2026 yang bertempat di lapangan SDN 2 Juntiweden. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Juntiweden, Babinsa, Babinkamtibmas, serta Kepala Sekolah SD Negeri 2 Juntiweden.

Melalui berbagai kegiatan yang telah dilakukan, bagi Anggota Komunitas dan Migrant CARE merupakan pengalaman baru melalui pertukaran ide, pengetahuan dan aktivitas bersama. Harapannya kolaborasi ini bisa terus berkembang dalam bentuk kerjasama yang berkelanjutan.

Ditulis oleh Laely Khiyaroh

TERBARU

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *