Perhimpunan Indonesia untuk Buruh Migran Berdaulat Indonesian Association for Migrant Workers Sovereignity
 HOME
PENGADUAN ONLINE
Jika ada yang ingin diadukan, isi formulir di bawah ini. Form Aduan
Merebut Hak Politik Buruh Migran Indonesia
Link Buruh Migran dan Pemilu 2009


Stop Trafiking
Berjuang melawan perdagangan manusia

CARAM Asia
Caram Asia Kuala Lumpur

Migrant Forum in Asia
Migrant Forum in Asia

International Migration Day

INFID Jakarta
International NGO Forum on Indonesian Development

Global Call to Action Against Poverty
Make Poverty History

Human Rights Watch
Defending Human Rights Worldwide

SEKRETARIAT
Jl. Pulo Asem IC No. 15
RT/TW 015/001
Kelurahan Jati
Kecamatan Pulogadung
Jakarta Timur 13220

Tel/Fax: 021-4752803

Email: migrantcare@nusa.or.id

Tenaga Kerja Indonesia Disiksa, Konsulat Tak Membantu
Senin, 01 Maret 2010 09:44:00 Klik: 200 Kirim-kirim Print version
Tenaga Kerja Indonesia Disiksa, Konsulat Tak Membantu

Senin, 01 Maret 2010 | 09:44 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta - Tenaga kerja Indonesia kembali menjadi korban penyiksaan di Arab Saudi. Ironisnya, pihak Konsulat Indonesia tidak membantu korban.

Rumah Sakit Erfan dan Bagedo di Jeddah menolak permintaan Kepolisian Safa untuk menyerahkan Sariti Haiti, seorang pembantu asal Indonesia yang tengah dirawat kepada majikannya.

Sariti dirawat di rumah sakit sejak 20 Desember 2009, setelah ia jatuh dari lantai tiga gedung apartemen tempatnya bekerja. Sariti, menurut keterangan pihak rumah sakit yang merawatnya, telah disiksa oleh majikannya.

Korban kemudian dibawa ke rumah sakit oleh petugas dari Bulan Sabit Merah dengan luka-luka dan memar di berbagai bagian tubuhnya. Berdasarkan laporan awal menyebutkan, tulung punggung dan leher korban patah setelah jatuh dari gedung tersebut.

Dokter rumah sakit mengatakan gadis itu dipukuli dan disiksa dan mereka. Dokter telah menemukan tanda-tanda penyiksaan di punggung korban dalam bentuk luka bakar dan pukulan. Korban juga mengalami pendarahan dan cedera kepala.
Tagihan biaya pengobatan mencapai 120 ribu Riyal atau sekitar Rp 360 juta.

Wakil General Manager Rumah Sakit Dr Ahmed Erfan mengatakan korban bekerja untuk seorang wanita di Arab Saudi. Kami menghubungi pihak majikan agar membayar tagihan perawatan. Seorang lelaki menyahut dan mengakui mengenal korban dan korban bekerja untuk mereka. Namun dia menolak untuk membayar tagihan, kata Erfan.

Pihak rumah sakit kemudian menghubungi Konsulat Indonesia, namun Konsulat menolak menerima surat dari rumah sakit secara langsung untuk menangani kasus tersebut. Disebutkan, harus mengirim surat melalui fax.

Setelah sepekan, seorang perwakilan dari Konsulat datang untuk memeriksa kondisi gadis itu, tetapi setelah itu ia tidak kembali lagi.

Setelah dua bulan, kami menulis surat kepada Gubernur Jeddah Pangeran Mishaal bin Majed, yang berjanji untuk menindaklanjuti masalah ini, katanya.


Arabnews l Basuki Rahmat N
Berita Buruh Migran Lainnya
. Seakan Bukan Manusia
. SBY Didesak Pasang Badan untuk TKI yang Terancam Hukuman Mati di Malaysia
. Migrant Care: TKI Bisa Jadi Amunisi Melawan Malaysia
. 24 Tancapan Paku Teman Pulang TKW Asal Sri Lanka
. WNI dan Ancaman Hukuman Mati di Malaysia
. Soal TKI, KBRI Kuala Lumpur Dinilai Tertutup
. Presiden Minta 4 Menteri Kerja Keras
. SBY Didesak Minta Pengampunan 345 TKI yang Divonis Mati di Malaysia
. 2.041 TKI Tersangkut Kasus Pidana di Malaysia
. MoU TKI Tak Terpengaruh Konflik











KONVENSI INTERNASIONAL
Konvensi Internasional Tentang Perlindungan Hak Semua Buruh Migran dan Anggota Keluarganya



Indonesian Domestic Migrant Workers in Al Jazeera

REGULASI
Indonesia-Turki Tandatangani MoU Ketenagakerjaan
Perlindungan PRT Jadi Konvensi
Cirebon Butuh Perda TKI
MoU Tenaga Kerja Akhirnya Tuntas
Perlindungan TKI Butuh Deregulasi
TRAFIKING
Seriuskah Kita Perangi Perdagangan Manusia?
Dua Juta Warga RI Korban Human Trafficking
Deplu AS: 3 Juta WNI Jadi Korban Perbudakan
3 Juta TKI Korban Perdagangan Manusia
Millions of Local Workers Are Trafficking Victims: US Report
 POLLING
  
Ancaman Bagi TKI?
Deportasi
Hukuman Gantung
Masuk Penjara
Dimadu Majikan
Ditipu PJTKI
Meninggal


Hasil Polling
Polling Lain

Suara: 534