Hari buruh Internasional 2015

0
318

Aksi teatrikal Stop Hukuman Mati dalam rangka memperingati hari buruh internasional di Bundaran HI, Jakarta

Jakarta, 1 Mei 2015. Aksi demonstrasi dalam rangka memperingati Hari buruh Internasional 1 Mei 2015  di Bundaran Hotel Indonesia Migrant CARE bersama JALA PRT, Federasi Buruh Lintas Pabrik (FBLP), KSPI, KSPSI, KSBSI, Asosiasi Tenaga Kerja Indonesia (ATKI), Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta, KAAPRTBM, Urban Poor Consortium (UPC), Jerami Jaringan Rakyat Miskin Kota (JRMK), Institut Perempuan, Kalyanamitra, Perempuan Mahardhika, Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI), PAKKAR, Institut Kapal Perempuan, Cedaw Working Group Indonesia (CWGI), SAPA Indonesia, Solidaritas Perempuan, New Land Community (NLC), LBH Jakarta, AMAN Indonesia.

Aksi tersebut meminta kepada pemerintah Republik Indonesia untuk secepatnya menghentikan praktik Hukuman Mati serta mendorong langkah-langkah konkret terkait dengan upaya peningkatan perlindungan terhadap buruh migran Indonesia, yang antara lain harus dilakukan dengan: Pertama melakukan revisi UU No. 39 Tahun 2004 tentang Penempatan dan Pelindungan Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri. Revisi ini harus dibasiskan pada semangat dan aspirasi yang terkandung  dalam Konvensi PBB 1990 tentang Perlindungan Buruh Migran dan Keluarganya; Kedua, Migrant CARE mendesak Pemerintah Republik Indonesia untuk segera mengesahkan RUU PRT yang berbasis pada semangat yang menjalar dalam Konvensi ILO 189 tentang Pekerjaan yang Layak Bagi Pekerja Rumah Tangga.